Simpan file hasil download ini di komputer Anda, misalnya C:\download.. jika Anda pakai browser Firefox secara default akan tersimpan di desktop komputer. Anda bisa mengubah tempat penyimpanan file hasil download dengan mengubah setting downloads, seperti gambar di bawah ini

Pilih Always ask me where to save files, kalau Anda ingin memunculkan konfirmasi di mana Anda akan menyimpan file hasil download, tekan tombol Ok.
Kemudian segera install software FileZilla di komputer Anda dengan meng-klik ganda file tersebut, dan ikuti prosesnya sampai selesai. Sebelum memakai software ini, pastinya Anda telah menyiapkan file yang akan di-upload ke web hosting, yaitu installer WordPress yang telah diekstrak. Kalau belum punya, download terlebih dahulu dengan mengunjungi situs http://wordpress.org/download, saat artikel ini ditulis versi terbaru WordPress adalah 2.9.1.
Simpan di komputer Anda, misalnya C:\download, kemudian ekstrak installer tersebut dengan cara klik kanan pada file hasil download tersebut seperti gambar di bawah ini:

Pada kotak dialog terakhir yang muncul, hilangkan tanda ‘centang’ Show extracted files dan tekan tombol Finish. Jika di komputer Anda telah terinstall software decompressed, misalnya winzip maka prosesnya akan lebih mudah, tinggal klik kanan mouse pada file yang akan diekstrak kemudian pilih menu winzip -> Extract to here…
Cara manapun boleh Anda pakai, yang penting sekarang semua file-file installer wordpress ada di C:\download\wordpress dan siap diupload dengan FileZilla.

Segera jalankan software FileZilla (jika sudah terinstall di komputer Anda, biasanya ada di Start -> All Programs -> FileZilla Client -> FileZilla). Setelah aplikasi ini muncul, buat sebuah site dengan meng-klik File -> Site Manager, tekan tombol New Site dan lakukan settingan seperti gambar di bawah ini

User dari web hosting gratis 000webhost.com biasanya berpola axxxxxxx, misalnya saya diberi user a1379195 untuk domain rumono.co.cc, sedang Password merupakan password yang Anda berikan pada saat mendaftarkan diri pada hosting ini. Untuk memastikan user Anda, lihat kembali email yang dikirimkan oleh 000webhost.com pada saat pendaftaran atau dengan login ke web hosting Anda kemudian tekan GO to CPanel dan lihat keterangan pada Account Information.

Kembali ke kotak dialog Site Manager, tekan tab Advance untuk membuat settingan tambahan. Isikan kolom Default local directory dengan direktori/folder di komputer Anda, misalnya C:\download\wordpress (karena file-file installer WordPress yang telah diekstrak diletakkan di situ) dan /public_html pada kolom Default remote directory, karena file-file pembangun website biasanya diletakkan di direktori tersebut pada web hosting.

Biarkan settingan lainnya kemudian tekan tombol Connect untuk memulai koneksi dengan web hosting.. Setelah berhasil koneksi, pastikan direktori public_html pada web hosting telah kosong. Blok semua file pada direktori lokal C:\download\wordpress, klik kanan mouse kemudian pilih Upload

Proses upload dilakukan per file, pada bagian paling bawah aplikasi ini Anda bisa lihat prosesnya. Queued filesmenunjukkan daftar file-file yang akan diupload, jika berhasil upload akan masuk pada Successful transfer.

Sedang kalau ada file yang gagal upload akan muncul pada bagian Failed transfers, jangan dihapus karena Anda masih bisa mengupload file tersebut dengan mem-blok daftar file-file tersebut kemudian klik kanan mouse dan pilih menu Reset and requeued selected files. Ini merupakan salah satu keunggulan upload dengan cara ini, file yang gagal upload masih bisa diupload tanpa harus mengulangnya dari awal dan proses upload juga bisa dihentikan sementara waktu kemudian kapan-kapan bisa melanjutkan proses upload lagi asal daftar file masih ada, baik di bagian Queued files maupun Filed transfers.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar